It's over and I can forget you [oneshoot]
Pernahkah kau berpikir ?
Betapa sakitnya luka yg kau tanggalkan di hati ini.
Perih.. Sakit..
Hanya itu yang dapat ku rasakan..
Kau tau ?
Walau kau meninggalkan momen-momen indah, rasanya itu tak berarti saat terakhir kali kau meninggalkan rasa sakit yang ku terima ini
Pernahkah kau berfikir bagaimana sakitnya aku ?
Saat sendirian..menangis..mengurung diri..
Ku tak mampu, sungguh
Tak mampu menyakitimu kembali
Membalas dendam padamu
Ajarkanlah aku
Bagaimana kau membenciku
*******************************
Siluet cahaya masuk ke celah-celah jendela kamarku yg ku tutup dengan selambu putih tulang itu.
"Huaamm... Morning Talyscha" ucapku pada diriku sendiri.
Ku lihat jam dinding hijauku yg tergantung. Hmm.. Masih jam 7 a.m. Lebih baik aku mandi dan menyiapkan sarapan.
**
Huhh.. Sungguh sepi disini ! Aku bosan tinggal di apartement. Yaa guys. Aku tinggal di apartement. Kau tau mengapa ? Orang tuaku sudah tiada. Aku sendiri di New York kini. Yaa, memang masih ada Aunt Acha, Aunt Tycha, dan Uncle Jacs..terutama Aunt Acha. Ia sudah membantu membayar iuran kuliahku. Namun aku tak ingin merepotkan mereka semua. Aku ingin mandiri.
Maka dari itu, aku mengambil kerja part time dan tinggal di apartement ini. Yaa, kerja. Untuk membiayai kebutuhan sehari-hari.
Hari ini aku kerja jam 9 a.m. Aku bekerja di Scheneider's Bakery. Toko roti dan kue yg terkenal di NYC.
***
"Pagi Celly. !"
"Eyyo ! Pagi juga Talyscha !"
Celly. Sahabat kerjaku yg paling tomboy.
*TING*
Ah, ada pelanggan masuk. Yaa, ada bel otomatis bila seseorang keluar atau masuk lewat pintu utama.
"Hey, Talyscha ! "
"Ohhai Selena ! Can I help you ?"
Selena. Ia sahabatku di kampus. Aku selalu bersama-sama dia. Namun sayang, rumah kami berjauhan.
"Yaa. I need your help. Bisakah aku memesan kue coklat berbentuk duck 30 buah dan kue keju berbentuk fish 30 buah ? Besok akan ku ambil di kampus. Bisa ?"
"Ohyaa. Ofcourse we can."
"Baiklah. Sampai bertemu nanti jam 1p.m ! Bye"
"Bye ! Terimakasih sudah mau datang"
Lalu, segera aku pergi ke dapur.
"Chef Cornel, tadi ada pelanggan memesan 30 buah kue coklat berbentuk duck dan 30 buah kue keju berbentuk fish. Diambil besok siang. Bisa ?" ucapku diambang pintu dapur.
"Okey. We can" kata Chef Cornel.
"Okey thanks !" kataku lalu kembali ke tempatku bertugas
**
2p.m at NewYorkUniversity..
"Baiklah. Materi untuk hari ini selesai. Sampai bertemu esok lusa. Bye"
"Bye Mr. Skandar"
Aah.. Materi biologi sudah selesai.. Sekitar satu jam lagi, ada mata kuliah musik. OhGoood ! Aku benci ! Mengapa ? Yaa ! Karena aku akan bertemu Justin Bieber ! Yg dulu menjadi kekasihku, dan kami menjadi the best couple. Tapi itu DULU ! Sebelum ia meninggalkanku dan lebih memilih bersama Demi Lovato. Yaa, sebenarnya bukan salah Demi. Namun Justin yg menduakanku setelah hubungan kami telah berjalan 1 tahun.
"Eyyo Talyscha Petrana McTacy !"
"Ah ! Selena, bisakah kau tak mengagetkanku ?"
"Apa iya aku mengagetkanmu ? Bukan kau yg tidak dengar dari tadi ku panggil-panggil namanya ? Hm ?"
"Ah, iyakah ?"
"Haish, melamun saja terus ! Ayo kita ke kantin ! Na paegopayo, Ta ! "
"Hey, sejak kapan kau ber'korea' ? "
"Sejak aku bertemu BoyFriend personil 1bulan lalu di Seoul. Aah, mereka imut-imut sekali Ta !"
"Yee. Gomawo ^^"
"Maksudku personil BoyFriend. Bukan kau ! Sudahlah. Kita ke kantin saja."
Aku berjalan menyusuri kelas-kelas dan...sampailah di kantin ! Eitss, ada apa itu di kantin ? Mengapa heboh sekali ?
"Cukup, Demi ! Tak butuh penjelasanmu, aku sudah cukup tau !"
"Tapi Just, aku dan Cody hanya teman. Ia sahabatku ! "
"Hah ? Apa kau bilang ? Sahabat ? Mengabaikan ajakan dinnerku dengan alasan tidak enak badan tapi faktanya kau berduaan dengannya di taman. Apakah itu sahabat ?"
"Ku mohon. Percayalah ! Itu tidak seperti rumor yg beredar ! Cody hanya menghiburku malam itu !"
"Cukup ! Mulai sekarang. Detik ini, we are OVER ! Aku memBENCImu !"
Astaga !!! Justin ?! Demi ?! YaTuhan, Justin ! Kau selalu saja salah paham ! Kau jahat !
Demi pun berlari menuju toilet wanita. Ku rasa hatinya sangat sakit, seperti yg kurasakan waktu itu.
"STOP MELIHATKU TERUS !!! MUAK AKU DENGAN TATAPAN KALIAN ITU !!!" gertak Justin marah sambil memukul meja yg ada di hadapannya. Aku semakin geram dengannya ! He's so terible !
"Lebih baik kita tidak usah makan di kantin. Aku membawa 3 potong sandwich. Lebih baik kita makan di taman saja." bisikku pada Selena seraya menarik lengannya menjauh dari tempat ini.
**
"Ta... Talyscha..."
Aku mendongak ke arah suara itu. Mengganggu suasana ceriaku dan Selena saja.
"K..kau ? Ada apa kau kesini ?"
"Umm.. Aku hanya ingin bicara. Bisakah 4 mata ?" kata Justin. Yaa orang yg menyakitiku dan temanku, Demi.
"Tak bisa. Aku tak ada waktu. Bicara saja sekarang." ucapku ketus.
"Umm.. Would you back to be my girlfriend ?"
WHAT ??
PLAAKKK !!!
Tangan mulusku mendarat di pipinya. Hah, rasakan !
"Hh, belum puaskah kau menyakitiku ? Belum puaskah kau membohongiku ? Belum puaskah kau melukai Demi tadi ?"
"Ta..Talyscha.. Kau..me..melihatnya ?" tanyanya gelagapan sambil memegangi pipinya bekas ku tampar tadi.
"Yaa ! Kau telah mengubah feelingku terhadapmu ! Kau tau ? Kau sendiri yg membuatku memBENCImu ! Aku MUAK dengan tampang sok setiamu itu !" ucapku lantang. Ku rasa semua mahasiswa yg ada melihat kejadian ini sekarang. "Ayo Selena. Lebih baik kita pergi sekarang."
"Dan juga ! Jangan kau buat, Selena sahabatku masuk dalam perangkapmu ! Ingat itu !" kataku memberitau Justin.
**
Half a year..at Indonesia..
"Hh.. Senangnyaa berlibur"
"Yaa tentu. Apalagi di Indonesia. Terutama Bali. Melupakan semuaaa masalah yg pernah ada"
"Hahaha ! Kau berlebihan, Talyscha Petrana McTacy !"
"Hah, biarlah, Sel ! Yeeaay, IM FREE ! Hahaha"
Aku sedikit berteriak di salah satu pantai di Bali malam ini.
"Hey girls, dinner !"
"Emhem, romance dinner" kataku dan Selena berbisik dan WINK ! mengedipkan mata.
Yaa. Kami double date. Selena dengan Joe. Dan aku dengan Greyson. It's so romantic double date dinner !
Dan, masalah Justin ? Hah, sudah kubuang jauh-jauh :D kini, hidupku tanpanya, semakin menyenangkan ;)
Hah, it's over guys ! Just forget about that ;)
-Talyscha Petrana McTacy-
Amanat : Jangan nuduh yg ngga2 sama seseorang. Apalagi sama yg spesial. Trus kalo udah ngomong 'ngga' ya 'ngga'. ngomong 'putus' ya 'putus. Jangan abis ngomong 'putus' trus nyakitin cewek baru trus bilang 'balikan yuk' ke mantan. Apalagi kalo mantan gasuka liat kejadian ga enak tadi (Talyscha liat Justin marah ke Demi). Itu amanatnya menurutku :)
Maaf kalau jelek. Im just amatir author. Like yg abis baca yaaa. Thx ^^
-dhetaindraedwinaayuelviera-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar